Monthly Archives: March 2011

How Should We Educate Our Children

Assalamualaikum, pagi sahabatku… ^^
Kali ini Zahrah mo berbagi sedikit ilmu yang semalem gak sengaja Zahrah dapat dari Abi (ayahku). Kebetulan Abi baru pulang dari luar kota semalem, tepatnya dari Semarang. Di sana selain ada urusan kantor sekaligus ada training. Memang Abi sering banget ikutan yang namanya training or workshop. Entah sudah berapa banyak training dan macamnya yang sudah beliau ikuti, dan tidak jarang kami  (Umi (Ibuku), Aku plus adikku) diajak untuk ikut hadir ke training-training tersebut. Sesampainya di rumah semalem, Abi kasi 2 lembar brosur (masing-masing untuk Aku dan adikku), pesannya “Disimpan, jangan sampai HILANG”. Haaaa, pikirku apaan ciii, ko Abi pake bilang gitu segala??? Setelah ku baca isinya… Hmmm, baru ku paham maksud perkataan beliau tadi, mungkin maksud Abi, “Camkan kata-kata ituu dan jangan sampai kamu salah didik anak-anakmu nanti!” kurang lebih itu yang ku tangkap. Karena memang Aku dibesarkan tidak dalam kondisi ortu yang sempurna buat ku. Aku dibesarkan dalam keluarga yang islami, Ayahku orang yang bijak dan sabar, tidak banyak bicara tapi sekali bicara ucapannya lebih peka ketimbang ibuku yang cenderung lebih banyak omong (suka ngomel, hehee) dan cenderung wataknya keras, ringan tangan pula orangnya(ini yang paling gak ku suka). Intinya kalau biasanya dalam banyak keluarga ayahlah sosok yang banyak ditakuti anak-anaknya(yang notabenenya keras dan kaku orangnya), justru dalam keluargaku malah sebaliknya. Jadi jujur, ayahlah yang lebih bersahabat bagiku. Tidak seperti kebanyakan remaja putri yang mungkin bisa begitu dekat dengan mamanya. Aku lebih suka berbicara dengan ayahku, bisa diajak diskusi, tukar pendapat, kasi masukan dan solusi pastinya. Btw beginilah isi pesannya:

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.

Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar meragukan diri.

jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.

jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar untuk menyenangi diri.

jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupannya.

Setiap orang pasti punya versinya masing-masing… Kita memang tidak bisa memilih mana yang kita harapkan orang tua kita terapkan dalam mendidik kita, karena memang semuanya sudah terjadi. Tapi kita masih punya pilihan, yang mana kiranya yang akan kita berikan pada buah hati kita nantinya. Demi masa depan dan kebaikannya. Andai ada diantara kita yang terlanjur mendapatkan pendidikan yang kurang baik dari orang tua kita, janganlah kemudian membenci dan menghakimi beliau. Itu semua terjadi, mungkin hanya karena mereka tidak paham atas apa yang telah mereka lakukan, bahwa cara yang mereka pilih dalam mendidik anak-anaknya nantinya akan sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian sang anak. Oleh karenanya, tentu kita tidak ingin hal buruk yang telah menimpa kita akan terulang kembali pada buah hati kita. Semoga Allah SWT selalu membimbing kita, agar nantinya di saat kita, khususnya saya pribadi sudah saatnya menjadi seorang Bunda, bisa menjadi bunda sekaligus teladan yang baik bagi buah hati kita tercinta… Insyallah…

Semoga sedikit ilmu ini bisa bermanfaat buat kita semua….
_Calon Ayah dan Bunda_ ^^

The Extraordinary F1

Hahhhaa~ Just spotted this on Twitter….
Starting Grid For Bahrain GP LOL
mrgreen :mrgreen: :mrgreen:

Can’t Wait To Get The Season Started

With just four days to go until the first Grand Prix of this new season, now I just can’t wait to see the premier Grand Prix of 2011 F1 Season in Albert Park Circuit, Melbourne, Australia………… ^^

Hope it’ll be a great season to our Lovely Mercedes GP Team and especially to my beloved Hero, Michael Schumacher……… 🙂
God, please save him through all this season and give him so many.. many victories…. mrgreen :mrgreen:
So that he can win his 8th world championship title… 😀
_Ameen_

Ferrari celebrate the final race for Michael Schumacher (GER) Ferrari. F1 World Championship, Brazilian Grand Prix, Race, Interlagos, Brazil, 22 October 2006

Schumi, We all trust you as usual honey… I know you can do it, just do your best at this season… as I pray for you, and you’ll still always in my prayer forever.
With big Ross behind you.. I still believe that you two can make a great team as good as Ferrari when you’re still there with uncle Todt… Actually everytime I remember all that things in the past… I can’t believe what I face now that all things has been changed like this. How I miss you all (Schumi-Brawn-Todt), when you three still in the legendary prancing horse… How I miss you standing on the top podium. As you stood on the podium,the German anthem played-followed by the Italian anthem(The best anthem combination I’ve ever heard), got the trophy, then spraying the champagne… What a beautiful day for me… ^^
I miss your victory leap and obviously your sweetest smile… : )
I really miss every single moment of your winning celebration… Wish I could go back to that time… :’)
To be honest, I still feel like Maranello is your home, all the former crews are your family… And I do feel Ferrari is still where you belong. I don’t know why, Ferrari is still like a family too for me.. even now when you’re no longer exist.

Schumi with Ross

It’s hard for me to accept your decision at that time, that you’re going to leave Maranello. how could it be… But you know I always support your decision, including the decision to comeback with Mercedes GP instead of with Ferrari(But I feel a little bad honestly). At least there was Ross who accompany you there.
Very different indeed, now I have to turn away from Ferrari to Mercedes Gp, from Maranello, Italy to Brackley, UK. Hmmmm, that’s not easy to let your red car in Ferrari now driven by another driver 😥 BTW I miss the Tifosi too…
But it doesn’t mean that I don’t like his current team anyway. Absolutely I love Mercedes GP as much as I love Ferrari. I love wherever he is, That’s the point. 😀

To Mercedes GP: Thank you so00 much for your effort and all of the hard work for building and developing MGP W02 over the winter… Don’t stop to improve the car and build a fast, comfort and reliable car for him… knowing your developments for the new year makes me confident that you can fight for some race victories from your own power. This is a prospect which makes me look forward that you’re ready to compete again on the top level of this sport.
This is exactly what I want at this period of time.

I can’t wait already to get the new season started^^.
After all, I “really” miss seeing him on the podium.
Good luck honey.. May God always be with you as usual… Ameen!
_Zahrah_

Hanya Ingin Damai

Aq hanya ingin damai.. di hati Qh..

Apakah itu terlalu berlebihan untuk sebuah doa?

Q terus coba dan mencoba… untuk ikhlaskan semuanya, yahhh.. SEMUANYA!
Sungguh kehilangan mu, ternyata jauh lebih berat dari yang pernah Q bayangkan…
Detik, menit, jam, hari, minggu dan bulan serasa berjalan amat sangat lambat ..
Entah sampai kapan Tuhan ijinkan semua sakit dan perih ini bersemayam di hati Qh?
Q coba tersenyum walau sesungguhnya, tak pernah ada senyum lagi di hati Qh.
Entah sampai kapan hari-hari Q begitu gelap seperti detik ini….

Kadang Q ingin kehilangan semua kenangan itu..
Agar Q bisa dapatkan kembali damai hati Qh..
Tapi sungguh hati Q tak pernah rela untuk kehilangan semua kenangan itu, setelah Q harus terima kenyataan kau bukan lagi milik Q yang dulu…
Q rasa, hanya itu yang Q punya dari mu. Satu-satunya milik Qh..

Aq tahu, Q harus selalu ikhlas atas semuanya.
Seberapapun perihnya, sakitnya, Q kan terus coba mensyukuri segalanya. Mencoba ikhlas akan semua ketetapan langit yang telah Tuhan berikan dalam hidup Qh… (v_v)

Alhamdulillah…
Tuhan masih beri Aq kesempatan hidup. Hidup untuk mencintaimu… :’)
Selamanya..
_Kasih_

%d bloggers like this: