The Untold Story

Hari ini, minggu 06 Juni 2010 [11.45 PM]


Q  menangis, tiba-tiba menangis teringat pada mu, S-E-M-U-A tentang mu…
Novel ini, praktis begitu sukses mengingatkan Q akan semua kenangan itu. Tiba-tiba kau kembali hadir, senyum mu, suara mu, kasih mu, cinta mu, dan semua kenangan itu bertubi-tubi menghujam memori Qh. Sempurna layaknya sebuah video yang kembali terputar di otak Q. Utuh. Sejak awal pertama Aq menatap wajah mu, perjumpaan itu, tiap kebersamaan yang ada, semua canda dan tawa,  semua pengorbanan mu untuk Qh, percakapan terakhir, lengkap hingga akhir adegan Q pergi meninggalkan semuanya…. T_T
Melewati enam tahun bersamanya, enam tahun yang indah. Enam tahun termahal dalam hidup Qh.
Spontan berubah menjadi cermin masa lalu yang kini pecah berkeping-keping, berserakan menghujam tiap sudut hati Qh dalam satu hentakan kenyataan. Terhenyak dalam sepi, Q menyadari Kau tak lagi seutuhnya milik Qh. Tergugu merasakan perihnya sebuah kehilangan. Rasa kehilangan yang amat rumit, dan menyakitkan..
Q menangis sejadi-jadinya…
Terisak, menjerit dan meratapi semua kenyataan yang Q dapati..
Kenyataan terpahit yang harus Q trima, sungguh amat sangat menyakitkan bagi Qh..
Harus meninggalkan orang yang begitu Q cintai seumur hidup Qh, saat Tuhan baru mempertemukan kami, saat cinta itu baru saja kembali bersemi setelah sempat terpisahkan sepuluh tahun lamanya.
Mata Q merah, amat sangat merah layak nya sedang sakit mata parah. Mata Q bengkak melebihi mata chinese yang paling sipit skalipun! Mata Q pedih, perih hingga begitu sakit untuk dipejamkan..
Pandangan Q kabur, buram, tak bisa lagi melihat dengan jelas meski dengan bantuan kacamata sekalipun..
Hidung Q tersumbat, dan dada Q begitu sesak……….
Tapi semua sakit itu… jauh tak ada apa-apa nya jika dibandingkan dengan sakit dan perih nya hati Qh selama lima bulan terakhir..
Saat napas Q terasa begitu berat, saat dada Q begitu sesak untuk bernapas, saat air mata Q mengalir deras berkali-kali perdetiknya, saat bibir Q kelu menyebut nama mu begitu lirih, saat napas Q tersengal menyebut nama Tuhan dalam tiap doa Q, saat air mata Q mengalir dalam doa Q untuk mu, saat hati Q begitu hancur mengingat semuanya, saat kaki Q tak sanggup lagi berdiri tegap hanya untuk menopang tubuh Q, saat Q sadari semua mimpi Q hancur dalam sekejap, saat mata Q terlalu pedih untuk dipejamkan, saat Q berteriak dalam tangis Q menyebut nama mu dalam hati Qh…
Akankah kau merasakan apa yang Q rasakan saat itu?
Akankah kau merindukan Q saat itu?
Akankah kau memikirkan Q saat itu?
Tidak. Jika itu masih terlalu berlebihan untuk Q harapkan… Setidaknya, masih kah kau mengingat Q saat itu??? T_T

Q memang diam. Tak banyak yang tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Q. Apa yang sebenarnya Aq alami jauh di dalam diri Q, dalam hati Q.
Dari luar, orang akan menganggap tak ada yang aneh dengan Q. Mungkin mereka hanya melihat perubahan fisik Q yang memang sejak masalah itu datang, berat badan Q turun drastis.
Dan sempat jatuh sakit dalam rentang lima bulan tergelap itu. Selebihnya, mereka tak tahu apapun!

Berkali-kali Q coba bangkit dari semua ini, berkali-kali Q coba lupakan semuanya, berkali-kali Q coba ikhlaskan semuanya…
Tapi berkali-kali itu pula Q harus jatuh di lubang yang sama. S-e-l-a-l-u. Q bangkit untuk kemudian jatuh lagi, lagi, lagi dan lagi…. Hingga tak terhitung lagi berapa jumlahnya.
Entah kapan Tuhan berkenan putuskan alur siklus menyakitkan ini buat Qh..
Hingga begitu lelah jiwa dan hati ini menjalani semuanya.

Q percaya, setiap orang pernah memiliki masa-masa kelam dalam hidup nya. Setiap orang pasti pernah memiliki tahun-tahun tergelap sepanjang hidupnya..
Bagi Qh, mungkin inilah tahun tergelap dalam hidup Qh. Begitu banyak kekecewaan yang Q dapat. Entah mimpi apa Aq di malam pergantian tahun kemarin..
Hingga Tuhan jadi kan awal tahun 2010 ini begitu gelap buat Qh..
Jika Q boleh mengajukan banding pada Ketetapan langit, rasanya Aq akan lebih memilih agar tahun 2010 ini dihapus dari kehidupan Qh.. T_T
Karena sungguh tak sanggup rasanya harus bertahan dengan semua ini..
Aq pun tahu, setiap orang pasti pernah merasakan kehilangan. Kehilangan seseorang yang paling mereka cintai..
Q coba tegar jalani semuanya, Q coba setegar mungkin di depan mereka..
Tapi rasanya percuma, karena masih begitu sering air mata ini tiba-tiba jatuh saat sekelebat bayang mu ataupun kenangan itu hadir di benak Qh..
Q mungkin nampak kuat dari luar, meski sesungguhnya begitu rapuh jauh di dalam.
Tak bisa Q pungkiri Aq masih terlalu menyayangi mu, dan Q tak bisa bohongi perasaan ini. Karena siapapun takkan pernah bisa bohongi kata hati masing-masing…

Jika memang Qt masih saling mencintai, mengapa Qt harus dipertemukan dalam situasi complex ini???
Hingga Aq terjerambab di dalamnya. Tak seorang pun yang tahu, seberapa dalam Q terperosok dalam kisah ini, kecuali Tuhan yang telah sedari awal merencanakan semuanya untuk Qh juga untuk mu….

Mengapa Tuhan selalu mengambil sesuatu yang menyenangkan dari hambanya, mengapa Tuhan sampai hati membiarkan Q mengalami semua ini. Padahal Tuhan sudah pasti tahu betul, kalau Aq…
Aq begitu mencintai nya.. teramat sangat. Terlalu bahkan.
Tuhan pasti tahu, dia satu-satu nya pria yang sampai detik ini masih menggenggam hati Qh. Tapi mengapa? Mengapa semuanya harus terjadi… pada kami berdua..
Apa semua kesedihan ini kurang menyakitkan?
Q tahu, bahwa bukan hanya Aq yang terluka. Kau pun terluka dengan semua ini..
Beginikah takdir langit yang telah digariskan Tuhan untuk kami berdua???. Satu yang masih mampu buat Q tersenyum, setidaknya.. bukan kematian yang pisahkan Qt. Q masih bisa melihat mu tersenyum, dan Q kan tersenyum untuk mu selalu, meski Q tau dia telah mengambil senyum mu dari Qh…
Tidak. Sebenarnya, bukan hanya itu. Dia bahkan tlah merampas semua yang pernah Q miliki dari mu. Meski kau bilang masih mencintai Q, sejatinya dia telah merampas segalanya dari Qh. Bahagia Q, juga mimpi-mimpi indah yang selalu Q simpan untuk mu..

Bagaimana mungkin, langit begitu tega mengambil semuanya. Serentak dalam satu tepukan..
Hanya menyisakan Aq  yang jatuh tersungkur, sendiri. Hanya mengembalikan kenangan-kenangan indah  masa lalu yang kini menjadi pahit itu. Menusuk-nusuk hati..

_Masih terisak dalam tulisan Qh_

Q menunduk dalam. Menyeka mata Qh. Senyap.

About Faith4Hope4Love

A unique person created by God who loves music and has passion in education and motor sport. A smart girl who's obsessed with Michael Schumacher, watching F1, Moto Gp, surfing the internet and blogging... .: A girl with her colorful bittersweet life :.

Posted on December 31, 2010, in My Diary. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: