God Give Me Strength

God please give me the strength to get through all this. You know the struggles I have to face. The ups and down along the way..

I know I am so0 blessed by everything I have…

I am trying so0 hard to be strong and take care of everything and everyone but I am just not there yet… so0 much is out of control and so0 many challenges.
You have helped me heal in soo many ways, but I need more strength to get through all that is going on right now…
As I close my eyes, I’m trying to feel your strength. I do believe that you won’t ever let me down V.V

I whispered to myself, that you’re here with me,  and will carry me through it. Ameen!

Completely Alone

Have you ever had to get through a day, smiling at people, talking.

As if everything were normal and okay,

while all the time you felt like you were carrying a leaden weight of unhappiness inside you.

——-I’m sick and tired of trying to hide the mess that I am——-

Cinta Sejati Yang Mungkin Tak Terbalaskan

Bismillaahirrahmaanirrahiim…
Assalamualaikum wr. wb…
Pagi ini, Zahrah ingin berbagi kisah yang dengan membacanya, insyaAllah orang akan terharu dan meneteskan air mata, tidak terkecuali Zahrah pribadi. :’)

Hayatilah kisah cinta yang mungkin tak terbalas, yakni…

Detik-detik Rasulullah SAW Menghadapi Sakaratul Maut.

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benarnya cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan kutbah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Ku wariskan dua perkara pada kalian, Al-Qur’an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.” Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. “Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah ayahku, orang itu sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar kabar ini?”  Tanya Jibril lagi. “Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: “Ku haramkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammadtelah berada di dalamnya,” kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.” Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajalnya,” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku?, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.” Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii” – “Umatku, umatku, umatku” Dan berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita.. insya ALLAH Cinta sejati tidak memusnahkan atau merusakkan diri kekasih yang dicintai. Malah ia menjaga agar kekasih tetap suci dan selamat sebagaimana sucinya cinta itu sendiri… Wallahu’alam..

Jika saat ini kita merasa sedang terabaikan oleh orang-orang yang kita cintai, janganlah pernah merasa bahwa kita tidak dicintai.. sebab sejatinya, Allah & Rasulnya telah dan akan selalu mencintai kita lebih dari mereka yang selama ini kita banggakan akan cintanya yang belum tentu abadi.
Subhanallah… Semoga kisah ini bisa kembali mengingatkan kita semua akan ketulusan cinta Allah & Rasulnya pada tiap hambanya.

Underwater Mystery River

If you do love diving and do a diver, it is a good idea to visit the Cenote Angelita, Mexico. There is underwater river. Underwater rivers can be found in a cave if dive up to 30 meters depth, the water is freshwater, but if you dive to the depth of more than 60 meters, the water becomes salt water. In essence there is a “river” complete with trees and foliage. But, of course it was not unusual because the river is a river of hydrogen sulfide layer that looks like a river. Hydrogen sulfide, H2S, is a colorless gas, toxic, flammable, and smells like rotten eggs. These gases can arise from biological activity when bacteria break down organic material in a state without oxygen (anaerobic activity), such as in the swamp, the sea and sewage. Gas was also featured on the gas arising from volcanic activity and natural gas.

Sungai bawah laut, Ya.. Artikel di atas sangat menarik buat saya..
Akhir-akhir ini muncul suatu fenomena alam yang ramai diperbincangkan oleh khalayak seantero dunia. Foto-foto sungai di bawah laut yang beredar di internet tersebut, sungguh menakjubkan. Sungai bawah laut ini terdapat di Cenote Angelita, Meksiko. Terdapat sebuah gua yang jika diselami sampai kedalaman 30 meter, airnya adalah air tawar, namun jika menyelam sampai pada kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin. Di dasarnya terdapat sebuah “sungai” lengkap dengan pohon dan dedaunan. Namun, tentu saja itu bukanlah sungai biasa karena sungai tersebut merupakan lapisan hidrogen sulfide (H2S) sehingga nampak seperti sungai. Hidrogen sulfida, H2S, adalah gas tidak berwarna, beracun, mudah terbakar, dan bau seperti telur busuk. Gas-gas ini dapat timbul dari aktivitas biologis ketika bakteri mengurai bahan organik dalam keadaan tanpa oksigen (aktivitas anaerobik), seperti di rawa, laut dan limbah. Gas ini juga muncul pada gas yang timbul dari aktivitas gunung berapi dan gas alam.

Siapa orang yang berhasil mengungkap keajaiban bawah laut tersebut? Dialah Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli selam dan ahli kelautan (oceanografer) dari Perancis, dia juga perwira angkatan laut, pembuat film, inovator, ilmuwan, fotografer, penulis dan peneliti yang mempelajari laut dan semua bentuk kehidupan dalam air, juga pelopor konservasi laut.

Subhanallah……… Sungguh luar biasa ciptaanMu.

Bagi yang belum sempat melihat videonya, check this out >>>

Source: http://allmarine.blogspot.com/2010/01/river-under-sea.html

I Can’t Erase You

Too many memories I can’t erase
like it haunts me , follows me around
I try shaking it off , but it persists
waking me up at 2AM each day
perhaps I am destined to remember things

as they were for me to suffer

to see the truth as I should
reminding of the castle I built with sand

now covered by a dark mist of dreams
that I should forget.

But perhaps it is love that awakens me
longing for the pain to leave

all I know is , there was once you
who I still love with all my heart
and of the memories that I must forget.
Neither happiness of love will endure
without the test of fire which
only tears can extinguish..

it seems almost a lifetime of sadness
from sleepless nights
to the breaking of the dawn
I only hope that the happiness you found
will always keep your own heart beating
with a longing for a love that truly endures,
for me it will always be a realization
that only wordless verses
can explain and only death will erase.


” Erasing yourself from somebody’s life
is not as simple as walking out the door “

I Love That Name

Did you notice that Vettel always wears a different helmet in each race?
He has a certain design for each race in this season, including for Turkish GP, this evening…
But how I was surprised after just checking his official website, and found this picture.
There written “Fatima’s Eye”… Absolutely that’s a cool design! I think it’s much better than the previous one, for Chinese GP three weeks ago. But I was wondering why they named his helmet like that? Honestly, somehow I feel pretty proud just because I think that helmet’s name has a resemblance with my name… mrgreen :mrgreen: :mrgreen:

However, I would like to congratulate him, for his victory today…
Excellent! Congratz Vettel !!! ^^,
I know you can do it well..
Yesterday you got a pole and today you finished it perfectly ^^b
Keep it up! Go German Go00000

How Should We Educate Our Children

Assalamualaikum, pagi sahabatku… ^^
Kali ini Zahrah mo berbagi sedikit ilmu yang semalem gak sengaja Zahrah dapat dari Abi (ayahku). Kebetulan Abi baru pulang dari luar kota semalem, tepatnya dari Semarang. Di sana selain ada urusan kantor sekaligus ada training. Memang Abi sering banget ikutan yang namanya training or workshop. Entah sudah berapa banyak training dan macamnya yang sudah beliau ikuti, dan tidak jarang kami  (Umi (Ibuku), Aku plus adikku) diajak untuk ikut hadir ke training-training tersebut. Sesampainya di rumah semalem, Abi kasi 2 lembar brosur (masing-masing untuk Aku dan adikku), pesannya “Disimpan, jangan sampai HILANG”. Haaaa, pikirku apaan ciii, ko Abi pake bilang gitu segala??? Setelah ku baca isinya… Hmmm, baru ku paham maksud perkataan beliau tadi, mungkin maksud Abi, “Camkan kata-kata ituu dan jangan sampai kamu salah didik anak-anakmu nanti!” kurang lebih itu yang ku tangkap. Karena memang Aku dibesarkan tidak dalam kondisi ortu yang sempurna buat ku. Aku dibesarkan dalam keluarga yang islami, Ayahku orang yang bijak dan sabar, tidak banyak bicara tapi sekali bicara ucapannya lebih peka ketimbang ibuku yang cenderung lebih banyak omong (suka ngomel, hehee) dan cenderung wataknya keras, ringan tangan pula orangnya(ini yang paling gak ku suka). Intinya kalau biasanya dalam banyak keluarga ayahlah sosok yang banyak ditakuti anak-anaknya(yang notabenenya keras dan kaku orangnya), justru dalam keluargaku malah sebaliknya. Jadi jujur, ayahlah yang lebih bersahabat bagiku. Tidak seperti kebanyakan remaja putri yang mungkin bisa begitu dekat dengan mamanya. Aku lebih suka berbicara dengan ayahku, bisa diajak diskusi, tukar pendapat, kasi masukan dan solusi pastinya. Btw beginilah isi pesannya:

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.

Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar meragukan diri.

jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.

jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar untuk menyenangi diri.

jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupannya.

Setiap orang pasti punya versinya masing-masing… Kita memang tidak bisa memilih mana yang kita harapkan orang tua kita terapkan dalam mendidik kita, karena memang semuanya sudah terjadi. Tapi kita masih punya pilihan, yang mana kiranya yang akan kita berikan pada buah hati kita nantinya. Demi masa depan dan kebaikannya. Andai ada diantara kita yang terlanjur mendapatkan pendidikan yang kurang baik dari orang tua kita, janganlah kemudian membenci dan menghakimi beliau. Itu semua terjadi, mungkin hanya karena mereka tidak paham atas apa yang telah mereka lakukan, bahwa cara yang mereka pilih dalam mendidik anak-anaknya nantinya akan sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian sang anak. Oleh karenanya, tentu kita tidak ingin hal buruk yang telah menimpa kita akan terulang kembali pada buah hati kita. Semoga Allah SWT selalu membimbing kita, agar nantinya di saat kita, khususnya saya pribadi sudah saatnya menjadi seorang Bunda, bisa menjadi bunda sekaligus teladan yang baik bagi buah hati kita tercinta… Insyallah…

Semoga sedikit ilmu ini bisa bermanfaat buat kita semua….
_Calon Ayah dan Bunda_ ^^

The Extraordinary F1

Hahhhaa~ Just spotted this on Twitter….
Starting Grid For Bahrain GP LOL
mrgreen :mrgreen: :mrgreen:

Can’t Wait To Get The Season Started

With just four days to go until the first Grand Prix of this new season, now I just can’t wait to see the premier Grand Prix of 2011 F1 Season in Albert Park Circuit, Melbourne, Australia………… ^^

Hope it’ll be a great season to our Lovely Mercedes GP Team and especially to my beloved Hero, Michael Schumacher………🙂
God, please save him through all this season and give him so many.. many victories…. mrgreen :mrgreen:
So that he can win his 8th world championship title…😀
_Ameen_

Ferrari celebrate the final race for Michael Schumacher (GER) Ferrari. F1 World Championship, Brazilian Grand Prix, Race, Interlagos, Brazil, 22 October 2006

Schumi, We all trust you as usual honey… I know you can do it, just do your best at this season… as I pray for you, and you’ll still always in my prayer forever.
With big Ross behind you.. I still believe that you two can make a great team as good as Ferrari when you’re still there with uncle Todt… Actually everytime I remember all that things in the past… I can’t believe what I face now that all things has been changed like this. How I miss you all (Schumi-Brawn-Todt), when you three still in the legendary prancing horse… How I miss you standing on the top podium. As you stood on the podium,the German anthem played-followed by the Italian anthem(The best anthem combination I’ve ever heard), got the trophy, then spraying the champagne… What a beautiful day for me… ^^
I miss your victory leap and obviously your sweetest smile… : )
I really miss every single moment of your winning celebration… Wish I could go back to that time… :’)
To be honest, I still feel like Maranello is your home, all the former crews are your family… And I do feel Ferrari is still where you belong. I don’t know why, Ferrari is still like a family too for me.. even now when you’re no longer exist.

Schumi with Ross

It’s hard for me to accept your decision at that time, that you’re going to leave Maranello. how could it be… But you know I always support your decision, including the decision to comeback with Mercedes GP instead of with Ferrari(But I feel a little bad honestly). At least there was Ross who accompany you there.
Very different indeed, now I have to turn away from Ferrari to Mercedes Gp, from Maranello, Italy to Brackley, UK. Hmmmm, that’s not easy to let your red car in Ferrari now driven by another driver😥 BTW I miss the Tifosi too…
But it doesn’t mean that I don’t like his current team anyway. Absolutely I love Mercedes GP as much as I love Ferrari. I love wherever he is, That’s the point.😀

To Mercedes GP: Thank you so00 much for your effort and all of the hard work for building and developing MGP W02 over the winter… Don’t stop to improve the car and build a fast, comfort and reliable car for him… knowing your developments for the new year makes me confident that you can fight for some race victories from your own power. This is a prospect which makes me look forward that you’re ready to compete again on the top level of this sport.
This is exactly what I want at this period of time.

I can’t wait already to get the new season started^^.
After all, I “really” miss seeing him on the podium.
Good luck honey.. May God always be with you as usual… Ameen!
_Zahrah_

Hanya Ingin Damai

Aq hanya ingin damai.. di hati Qh..

Apakah itu terlalu berlebihan untuk sebuah doa?

Q terus coba dan mencoba… untuk ikhlaskan semuanya, yahhh.. SEMUANYA!
Sungguh kehilangan mu, ternyata jauh lebih berat dari yang pernah Q bayangkan…
Detik, menit, jam, hari, minggu dan bulan serasa berjalan amat sangat lambat ..
Entah sampai kapan Tuhan ijinkan semua sakit dan perih ini bersemayam di hati Qh?
Q coba tersenyum walau sesungguhnya, tak pernah ada senyum lagi di hati Qh.
Entah sampai kapan hari-hari Q begitu gelap seperti detik ini….

Kadang Q ingin kehilangan semua kenangan itu..
Agar Q bisa dapatkan kembali damai hati Qh..
Tapi sungguh hati Q tak pernah rela untuk kehilangan semua kenangan itu, setelah Q harus terima kenyataan kau bukan lagi milik Q yang dulu…
Q rasa, hanya itu yang Q punya dari mu. Satu-satunya milik Qh..

Aq tahu, Q harus selalu ikhlas atas semuanya.
Seberapapun perihnya, sakitnya, Q kan terus coba mensyukuri segalanya. Mencoba ikhlas akan semua ketetapan langit yang telah Tuhan berikan dalam hidup Qh… (v_v)

Alhamdulillah…
Tuhan masih beri Aq kesempatan hidup. Hidup untuk mencintaimu… :’)
Selamanya..
_Kasih_

%d bloggers like this: